Nabire ~ Hamparan sawah yang menguning di Kampung Bumi Raya SP 1, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menjadi saksi semangat para petani dalam menjaga produktivitas pertanian. Jerih payah mereka selama berbulan-bulan akhirnya berbuah manis melalui kegiatan Panen Raya Padi yang digelar, Kamis (16/7/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Momentum panen raya tersebut turut dihadiri Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, S.H., yang didampingi Komandan Yonif TP 804/DBAY Letkol Inf Okto Hutabri Tanimba, S.H., M.H.I. Kehadiran jajaran TNI di tengah hamparan sawah menjadi bentuk dukungan nyata terhadap para petani yang selama ini menjadi ujung tombak penyedia pangan di Papua Tengah.
Panen dilaksanakan di areal persawahan seluas sekitar 40 hektare yang menjadi salah satu sentra produksi padi di Kabupaten Nabire. Hasil panen tersebut mencerminkan keberhasilan kolaborasi antara petani, pemerintah daerah, dan TNI dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana mengatakan ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Menurutnya, TNI akan terus hadir melalui satuan kewilayahan untuk memberikan pendampingan kepada petani demi mendukung peningkatan produksi pangan.
Pendampingan yang dilakukan aparat teritorial, khususnya para Bintara Pembina Desa (Babinsa), tidak hanya dilakukan saat panen, tetapi dimulai sejak proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga masa panen. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat kemandirian petani.
Komandan Yonif TP 804/DBAY Letkol Inf Okto Hutabri Tanimba menegaskan bahwa keterlibatan satuannya dalam kegiatan panen raya merupakan bagian dari komitmen TNI untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat, sehingga dukungan terhadap para petani harus terus diperkuat melalui kerja sama yang berkelanjutan.
Kegiatan panen raya juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Tengah dan Kabupaten Nabire, pejabat TNI-Polri, Ketua Pengadilan, Kepala Kejaksaan Negeri, kepala organisasi perangkat daerah yang membidangi sektor pertanian, tanaman pangan dan hortikultura, Kepala Bulog Provinsi Papua Tengah, serta para tokoh masyarakat dan kelompok tani.
Bagi para petani di Bumi Raya SP 1, panen raya bukan sekadar seremoni, melainkan momentum yang menumbuhkan optimisme untuk terus meningkatkan hasil pertanian. Dukungan dari pemerintah dan TNI menjadi penyemangat bagi mereka untuk mengelola lahan secara lebih produktif di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian.
Kolaborasi yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu menjaga keberlanjutan produksi pangan di Kabupaten Nabire. Dengan semakin kuatnya sinergi tersebut, sektor pertanian Papua Tengah diyakini akan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya ketahanan pangan nasional sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Komentar