BERITA

Sinergi TNI dan Dinas Kesehatan, Perkuat Upaya Pengendalian Malaria di Papua

KodamXVII/Cen
โ€ข โ€ข 2 menit baca
Sinergi TNI dan Dinas Kesehatan, Perkuat Upaya Pengendalian Malaria di Papua


Supiori ~ Di tengah tantangan bertugas di wilayah endemis malaria, menjaga kesehatan prajurit menjadi prioritas utama. Berangkat dari semangat bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati, Yonif TP 859/RBK bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori dan Puskesmas Sorendiweri menggelar screening malaria bagi seluruh personel di Aula Marshaling Area Yonif TP 859/RBK, Sabtu (4/7/2026).


Sebanyak 323 prajurit mengikuti pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari langkah preventif untuk mendeteksi secara dini kemungkinan paparan malaria. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen Yonif TP 859/RBK dalam memastikan setiap prajurit tetap berada dalam kondisi prima sehingga mampu menjalankan tugas pengabdian di Tanah Papua secara optimal.


Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Supiori, Puskesmas Sorendiweri, serta personel kesehatan Yonif TP 859/RBK. Selain menjalani pemeriksaan, para prajurit juga mendapatkan edukasi mengenai bahaya malaria, pola penularannya, cara pencegahan, hingga pentingnya menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.


Ketua Promosi Kesehatan, Ibu Lismawati, menegaskan bahwa deteksi dini merupakan kunci utama dalam menekan risiko penyebaran malaria, terutama di wilayah Papua yang masih menjadi daerah endemis.


"Malaria dapat dicegah apabila kita rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menerapkan perilaku hidup bersih serta sehat. Screening seperti ini sangat penting untuk menemukan kasus lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat," ujarnya.


Sementara itu, Letda Inf Deni S. Jebbarus menegaskan bahwa kesiapan operasional prajurit sangat bergantung pada kondisi kesehatan yang optimal.


"Melalui kegiatan screening malaria ini, kami ingin memastikan seluruh prajurit memiliki kondisi kesehatan yang prima. Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati, sehingga deteksi dini menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan operasional satuan," katanya.


Lebih dari sekadar pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung program pengendalian penyakit menular di Papua. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat sistem pencegahan malaria, tidak hanya bagi prajurit, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah penugasan.


Melalui screening malaria secara berkala, Yonif TP 859/RBK menunjukkan bahwa kekuatan sebuah satuan tidak hanya diukur dari kesiapan tempurnya, tetapi juga dari kualitas kesehatan personel yang menjadi garda terdepan dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Komentar

Format: 08123456789 atau +628123456789
0 / 5000

Memuat pertanyaan...

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui penyimpanan nama, nomor WhatsApp, dan alamat IP untuk moderasi.