BERITA

Sigap Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG, Yonif TP 810/BEM Bersinergi dengan Tenaga Kesehatan

KodamXVII/Cen
โ€ข โ€ข 2 menit baca
Sigap Tangani Korban Dugaan Keracunan MBG, Yonif TP 810/BEM Bersinergi dengan Tenaga Kesehatan


Jayapura ~ Personel Yonif Teritorial Pembangunan 810/Beyea Emare Memare (Yonif TP 810/BEM) bergerak cepat membantu penanganan dan evakuasi warga yang diduga mengalami keracunan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu (5/8/2026). Penanganan dilakukan secara terpadu bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Waibu dan Puskesmas Kanda untuk memastikan para korban segera memperoleh pelayanan medis.


Sesaat setelah menerima informasi adanya warga yang mengalami gejala keracunan, personel Yonif TP 810/BEM langsung diterjunkan ke lokasi guna membantu proses evakuasi korban menuju fasilitas kesehatan. Sinergi antara prajurit TNI dan tenaga kesehatan menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan sehingga para korban dapat segera memperoleh perawatan intensif.


Komandan Yonif TP 810/BEM mengatakan bahwa keterlibatan prajurit dalam penanganan situasi darurat merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu masyarakat.


โ€œKami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait dalam memberikan bantuan terbaik kepada masyarakat. Penanganan yang cepat, tepat, dan terpadu menjadi kunci agar keselamatan warga dapat terjaga,โ€ ujarnya.


Berkat koordinasi yang baik antara Yonif TP 810/BEM, Puskesmas Waibu, dan Puskesmas Kanda, proses evakuasi serta penanganan medis terhadap para korban dapat berlangsung dengan cepat dan tertib. Hingga saat ini, seluruh korban yang membutuhkan perawatan telah mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan sesuai prosedur.


Melalui aksi tanggap darurat tersebut, Yonif TP 810/BEM kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga memberikan bantuan kemanusiaan yang nyata serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Komentar

Format: 08123456789 atau +628123456789
0 / 5000

Memuat pertanyaan...

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui penyimpanan nama, nomor WhatsApp, dan alamat IP untuk moderasi.