Lanny Jaya ~ Semangat gotong royong dan toleransi antarumat beragama kembali terpancar dari pedalaman Papua. Personel Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 511/DY Pos Balingga bersama masyarakat setempat bergandengan tangan melaksanakan rehabilitasi Gereja Mowi di Distrik Balingga, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada penggantian seng dan atap yang rusak, perbaikan kayu yang telah lapuk, serta pengecatan bagian dalam dan luar gereja agar lebih layak, aman, dan nyaman digunakan untuk beribadah.
Danpos Balingga, Lettu Inf Arif Jumaedi, mengatakan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas Yonif 511/DY untuk selalu hadir membantu masyarakat, termasuk dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan warga.
"TNI hadir bukan hanya untuk menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menjadi solusi bagi kesulitan masyarakat. Melalui renovasi rumah ibadah ini, kami ingin merawat nilai-nilai toleransi, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang menjadi budaya bangsa," ujarnya.
Selama proses pengerjaan, suasana penuh keakraban terlihat antara prajurit dan warga. Tanpa mengenal lelah, mereka saling membantu menyelesaikan setiap bagian pekerjaan demi menghadirkan tempat ibadah yang lebih baik bagi jemaat.
Kehadiran Satgas Yonif 511/DY mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Pendeta Anis Wenda menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan para prajurit terhadap kebutuhan masyarakat di Distrik Balingga.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI. Kini gereja kami tidak lagi bocor saat hujan dan terlihat jauh lebih indah. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan menjadi bukti nyata kepedulian TNI kepada masyarakat. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas segala kebaikan dan ketulusan bapak-bapak TNI dalam menjalankan tugas," ungkapnya.
Melalui semangat gotong royong yang terjalin, Satgas Yonif 511/DY berharap keberadaan rumah ibadah yang lebih layak dapat memberikan kenyamanan bagi jemaat dalam beribadah serta semakin mempererat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan yang ada, kebersamaan seperti inilah yang menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan kesejahteraan di Tanah Papua.
Komentar