Keerom ~ Harapan masyarakat Kampung Wambes, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, untuk memiliki akses transportasi yang lebih aman dan mudah semakin mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Anak Kali Mur kini terus dikebut oleh personel Satgas Jembatan Garuda bersama Babinsa Koramil 1701-04/Arso dengan progres yang berjalan sesuai target.
Memasuki tahap krusial, Selasa (30/6/2026), pekerjaan difokuskan pada proses pengikatan tulangan besi dan pemasangan cetakan papan cor di seluruh struktur jembatan. Tahapan ini menjadi fondasi penting sebelum memasuki proses pengecoran lantai jembatan yang akan menentukan kekuatan konstruksi secara keseluruhan.
Babinsa Koramil 1701-04/Arso, Serda Florentinus Psewor, mengatakan kehadiran Babinsa di lokasi pembangunan merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan aman, lancar, dan sesuai standar teknis.
"Kami terus melakukan pendampingan agar pembangunan berjalan sesuai rencana. Jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital yang mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, sekaligus membuka konektivitas antarwilayah yang selama ini menjadi kebutuhan warga," ujarnya.
Sementara itu, personel Satgas Jembatan Garuda dari Yon TP 815/WGT terus mengoptimalkan pekerjaan dengan mengedepankan kualitas konstruksi serta aspek keselamatan kerja. Setiap tahapan dikerjakan secara teliti agar jembatan yang dibangun memiliki daya tahan tinggi dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Bagi warga Kampung Wambes, pembangunan Jembatan Anak Kali Mur bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol harapan baru. Selama ini, akses menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga jalur distribusi hasil pertanian kerap terkendala kondisi medan dan terbatasnya infrastruktur penghubung.
Masyarakat pun menyambut baik percepatan pembangunan tersebut dan berharap jembatan dapat segera difungsikan. Kehadiran jembatan diyakini akan memberikan dampak besar terhadap aktivitas ekonomi, memperlancar arus barang dan jasa, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan perbatasan.
Melalui sinergi antara Satgas Jembatan Garuda, Babinsa, dan masyarakat, jembatan ini diharapkan segera rampung sehingga mampu menjadi penghubung harapan, memperkuat konektivitas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Keerom.
Komentar