BERITA

Safari Ibadah di GKI El-Eyon, Pangdam Cenderawasih Ajak Jemaat Jadi Pribadi yang Bermanfaat

KodamXVII/Cen
• • 4 menit baca
Safari Ibadah di GKI El-Eyon, Pangdam Cenderawasih Ajak Jemaat Jadi Pribadi yang Bermanfaat


Jayapura ~ Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., melaksanakan Safari Ibadah Mingguan bersama jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Klasis Port Numbay Jemaat El-Eyon Abepura, Kota Jayapura, Papua, Minggu (20/9/2026). Kehadiran Pangdam dalam ibadah tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi humanis antara TNI dan masyarakat di Tanah Papua.


Ibadah yang diikuti sekitar 100 jemaat tersebut dipimpin Ketua Majelis Jemaat El-Eyon Pdt. Nova Iriani Leaua, S.Si., Theol., dan dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan oleh Pdt. Nonia Popoko, S.Si., Theol. Suasana ibadah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.


Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada pimpinan serta seluruh jemaat GKI El-Eyon. Ia mengaitkan pesan firman Tuhan tentang pentingnya menjadi pribadi yang berbuah dan membawa manfaat bagi sesama dengan tanggung jawab setiap orang dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.


“Kepercayaan yang diberikan kepada kita untuk menjalankan tugas di Tanah Papua harus diwujudkan dengan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, mari kita menjadi pribadi yang tidak hanya hadir, tetapi juga mampu memberikan kebaikan dan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Pangdam.


Pangdam juga menegaskan bahwa pembangunan Papua membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pemerintah memiliki cita-cita besar untuk terus membangun Papua, namun berbagai tantangan yang ada perlu dihadapi melalui kerja sama dan kepedulian bersama.


“Pembangunan Papua bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Gereja, TNI, masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta seluruh elemen yang hidup di Tanah Papua memiliki peran masing-masing. Dengan bergandengan tangan, kita dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Papua,” tegasnya.


Pangdam mengungkapkan rasa senangnya dapat bertemu dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Papua, baik Orang Asli Papua maupun masyarakat pendatang. Ia menilai keberagaman tersebut merupakan bagian dari kehidupan masyarakat di Papua yang perlu terus dirawat melalui sikap saling menghormati dan membangun kebersamaan.


Pangdam juga mengajak jemaat El-Eyon untuk terus menjadi bagian dari lingkungan sosial yang memberikan manfaat. Pesan tersebut, menurutnya, tidak hanya relevan dalam kehidupan beragama, tetapi juga dalam membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.


“Kita semua memiliki kesempatan untuk menjadi berkat bagi orang lain. Tidak harus melalui sesuatu yang besar, tetapi dapat dimulai dari kepedulian, saling menghormati, menjaga kerukunan, dan memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitar kita,” pesan Pangdam.


Ketua Majelis Jemaat El-Eyon Pdt. Nova Iriani Leaua menyampaikan terima kasih atas kehadiran Pangdam XVII/Cenderawasih bersama rombongan dalam ibadah mingguan. Ia mengatakan jemaat menyambut kehadiran Pangdam dengan sukacita dan mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada jemaat.


“Kami bersyukur dan bersukacita atas kehadiran Bapak Pangdam bersama rombongan. Terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada kami. Kami akan terus mendoakan Bapak Pangdam bersama seluruh rombongan agar tugas dan tanggung jawab di Tanah Papua selalu berjalan aman dan lancar,” ungkap Pdt. Nova.


Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih juga menyerahkan tali asih dan Alkitab kepada jemaat GKI El-Eyon sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat. Pemberian tersebut diterima dengan penuh sukacita oleh perwakilan jemaat.


Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto, S.I.P., menjelaskan bahwa Safari Ibadah Pangdam merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat melalui ruang-ruang sosial dan keagamaan.


“Safari ibadah ini menjadi ruang bagi Pangdam untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengar, berinteraksi, sekaligus membangun kebersamaan. Kodam XVII/Cenderawasih ingin terus menunjukkan bahwa kehadiran TNI di Papua tidak hanya dalam konteks tugas pertahanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kehidupan sosial dan kemanusiaan,” jelas Kapendam.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Asrendam XVII/Cenderawasih Kolonel Arm Victor Jl. Lopulalan, S.Sos., M.A.P., Kapaldam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Joto Wirotomo Marpaung, S.M., M.I.P., Staf Ahli Pangdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf. Lamberth Jerry Mailoa, S.E., Pamen Ahli Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Saud Butarbutar, Dandenzipur 10/KYD Mayor Czi Tommy J.O. Sunggu, Pasi Inteldim 1701/Jayapura Kapten Inf Karel Pambuaian, serta para KOAD dan PNS Kodam XVII/Cenderawasih.


Melalui Safari Ibadah tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih menegaskan pentingnya membangun Papua melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan saling menghormati. Kehadiran Kodam XVII/Cenderawasih di tengah masyarakat diharapkan terus memperkuat komunikasi, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat Papua yang rukun, aman, dan saling memberi manfaat.

Komentar

Format: 08123456789 atau +628123456789
0 / 5000

Memuat pertanyaan...

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui penyimpanan nama, nomor WhatsApp, dan alamat IP untuk moderasi.