Supiori ~ Suasana penuh kehangatan terasa di halaman Gereja GKI Imanuel Masram, Kampung Masram, Distrik Supiori Timur, Minggu (19/7/2026). Usai ibadah, senyum jemaat menyambut kedatangan prajurit Yonif TP 859/RBK yang hadir membawa paket nasi kotak, namun lebih dari itu, mereka juga membawa pesan tentang kepedulian, toleransi, dan kebersamaan.
Melalui Program Kasih Minggu dan Bakti Sosial, prajurit Yonif TP 859/RBK kembali berbagi dengan masyarakat sebagai bagian dari pembinaan teritorial yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi antara TNI dan jemaat sekaligus mempererat hubungan yang selama ini telah terjalin baik.
Di tengah suasana kekeluargaan, prajurit dan jemaat tampak berbincang hangat, saling menyapa, serta menikmati kebersamaan tanpa sekat. Kehadiran TNI di lingkungan gereja disambut dengan penuh sukacita oleh masyarakat yang menganggap kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian dan kepedulian yang nyata.
Ketua Jemaat GKI Imanuel Masram, Pendeta Joni Bara, S.E., menyampaikan apresiasi atas konsistensi Yonif TP 859/RBK dalam menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh prajurit Yonif TP 859/RBK yang telah hadir berbagi kasih bersama jemaat. Kegiatan ini bukan hanya tentang bantuan yang diberikan, tetapi juga tentang perhatian, kebersamaan, dan kepedulian yang kami rasakan. Kehadiran TNI di tengah jemaat memberikan semangat, mempererat persaudaraan, serta menunjukkan bahwa toleransi dan kasih dapat diwujudkan melalui tindakan nyata," ujarnya.
Ia berharap kebersamaan seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama menjaga kehidupan masyarakat Supiori yang rukun, damai, dan saling menghormati.
Sementara itu, Yonif TP 859/RBK menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang membangun komunikasi, memperkuat hubungan kekeluargaan, serta menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama.
Bagi prajurit, kegiatan tersebut bukan sekadar membagikan makanan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendengarkan masyarakat, mempererat silaturahmi, serta membangun rasa saling percaya yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Program Kasih Minggu ini menjadi bukti bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dengan terus memperkuat sinergi antara TNI, tokoh agama, dan warga, diharapkan semangat persaudaraan, toleransi, dan gotong royong akan semakin kokoh, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis dan damai di Kabupaten Supiori.
Komentar