Jayapura ~ Kobaran api yang menghanguskan kawasan hutan di Distrik Yapsi, Kabupaten Jayapura, berhasil dipadamkan berkat aksi cepat dan penuh keberanian prajurit Yonif TP 814/JZA. Meski harus menembus medan berat dan bekerja dalam gelapnya malam, para prajurit berhasil mencegah api meluas hingga mengancam kawasan hutan yang lebih luas.
Peristiwa kebakaran pertama kali terlihat dari kejauhan sekitar pukul 17.53 WIT pada Rabu (8/7/2026). Laporan resmi kemudian diterima Yonif TP 814/JZA pada pukul 18.17 WIT. Tanpa menunggu lama, W.S. Pasiops Letda Inf Hikmal Faisal segera melaporkan kejadian tersebut kepada Komandan Yonif TP 814/JZA, Letkol Inf Bayu Setya Yogasara, S.Hub.Int., M.Han., yang langsung menginstruksikan pengerahan personel menuju lokasi.
Para prajurit diterjunkan untuk melaksanakan pemadaman, didampingi W.S. Pasipers Letda Inf Andi Muhammad Yusran serta Pajaga Lettu dr. Muhammad Daffa Alghifari Yulisphaputra. Mereka bergerak cepat menuju titik api yang berada di kawasan hutan dengan akses yang sulit dijangkau.
Tantangan besar langsung menghadang. Selain medan yang dipenuhi semak belukar, prajurit harus membuka jalur menggunakan parang agar dapat membawa pasokan air ke lokasi kebakaran. Gelapnya malam membuat mereka hanya mengandalkan cahaya senter dan lampu telepon genggam sebagai penerangan selama proses pemadaman.
Berbekal semangat, kekompakan, dan disiplin, para prajurit berjibaku selama kurang lebih 45 menit hingga akhirnya kobaran api berhasil dijinakkan. Upaya tersebut sekaligus mencegah api merembet ke area hutan lain yang dipenuhi pepohonan kering dan mudah terbakar.
Komandan Yonif TP 814/JZA, Letkol Inf Bayu Setya Yogasara, menegaskan bahwa tindakan cepat dilakukan demi meminimalkan dampak kebakaran yang lebih besar.
"Jika penanggulangan tidak dilakukan segera, api berpotensi merembet lebih luas karena kawasan ini dipenuhi material yang mudah terbakar. Karena itu saya menginstruksikan prajurit bergerak cepat, tepat, namun tetap mengutamakan faktor keamanan personel," tegasnya.
Selama proses pemadaman, risiko terus mengintai. Beberapa pohon tumbang dan kondisi medan yang licin menjadi tantangan tersendiri. Namun koordinasi yang baik antarperwira dan personel membuat operasi berlangsung aman dan terkendali.
Semangat pengabdian juga tercermin dari pengakuan salah seorang prajurit, Sersan Dua Deva, yang terlibat langsung dalam operasi tersebut.
"Walaupun dilakukan pada malam hari dengan kondisi yang cukup sulit, seluruh personel tetap semangat menjalankan instruksi demi menghentikan penyebaran api agar tidak semakin meluas," ujarnya.
Berkat kerja keras seluruh personel, kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa. Hingga saat ini, kawasan tersebut masih berada dalam pemantauan guna mengantisipasi munculnya titik api baru.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan Yonif TP 814/JZA dalam menghadapi situasi darurat. Tak hanya menjalankan tugas menjaga pertahanan negara, prajurit TNI juga hadir sebagai garda terdepan membantu masyarakat menghadapi ancaman bencana, menjaga kelestarian lingkungan, serta memastikan keselamatan warga tetap terjaga.
Komentar