Pangdam XVII/Cenderawasih Hadiri Ibadah Oikumene, Perkuat Iman dan Kebersamaan Prajurit
BERITA
Pangdam XVII/Cenderawasih Hadiri Ibadah Oikumene, Perkuat Iman dan Kebersamaan Prajurit
KodamXVII/Cen
โขโข2 menit baca
Jayapura ~ Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti Aula Tony Rompis Makodam XVII/Cenderawasih, Jumat (19/6/2026), saat Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., menghadiri Ibadah Oikumene bersama prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodam XVII/Cenderawasih.
Ibadah yang menjadi bagian dari pembinaan mental dan rohani tersebut dipimpin oleh Pendeta Frans Vokames, S.Th. Dalam khotbahnya, Pendeta Frans mengangkat firman Tuhan dari Injil Matius 4:3-4 yang mengajarkan tentang pentingnya iman, keteguhan hati, serta kekuatan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Di tengah dinamika tugas dan tanggung jawab yang diemban para prajurit, ibadah bersama ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai keimanan. Melalui pesan-pesan rohani yang disampaikan, seluruh peserta diajak untuk senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara.
Selain menjadi sarana pembinaan spiritual, Ibadah Oikumene juga mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan Kodam XVII/Cenderawasih. Prajurit dan PNS tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi salah satu fondasi dalam menjalankan tugas pengabdian.
Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Frans Vokames bersama seluruh jemaat turut memanjatkan doa bagi keselamatan dan perlindungan prajurit beserta keluarga besar Kodam XVII/Cenderawasih. Doa juga dipersembahkan bagi para pemimpin daerah maupun nasional agar senantiasa diberikan hikmat, kesehatan, dan kekuatan dalam menjalankan amanah untuk melayani masyarakat.
Melalui Ibadah Oikumene ini, Kodam XVII/Cenderawasih terus meneguhkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat, sehingga mampu memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa, negara, dan masyarakat Papua.
Komentar