BERITA

Pangdam XVII/Cenderawasih Ajak Jemaat Hormati Perbedaan dan Bersatu Bangun Papua

KodamXVII/Cen
โ€ข โ€ข 2 menit baca
Pangdam XVII/Cenderawasih Ajak Jemaat Hormati Perbedaan dan Bersatu Bangun Papua


Jayapura ~ Di tengah keberagaman yang menjadi kekayaan Tanah Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan bersama-sama mengambil peran dalam membangun Papua yang damai dan sejahtera.


Pesan tersebut disampaikan Pangdam saat menghadiri ibadah Minggu bersama jemaat Gereja Kemenangan Nusantara (GKN) El Victor Kotaraja, Kelurahan Wahno, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Minggu (7/6/2026).


Kehadiran Pangdam dalam ibadah tersebut merupakan bagian dari program Safari Ibadah yang secara rutin dilaksanakan sebagai upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta menjalin komunikasi yang harmonis dengan para tokoh agama di Papua.


Dalam suasana penuh kekeluargaan dan khidmat, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyampaikan pentingnya menjaga nilai persaudaraan di tengah perbedaan yang ada di Indonesia, khususnya di Papua yang dikenal sebagai wilayah dengan keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama.


"Kita boleh berbeda suku, agama, ras, budaya maupun bahasa, tetapi sejatinya kita adalah satu keluarga besar dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan menjadi kekuatan untuk hidup rukun, damai, dan saling mendukung," ujar Pangdam di hadapan jemaat.


Menurutnya, pembangunan Papua tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, termasuk gereja dan tokoh-tokoh agama yang memiliki peran strategis dalam membangun karakter serta membimbing generasi muda.


Pangdam mengajak gereja untuk terus menjadi mitra dalam membina generasi penerus Papua agar tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, berkarakter, serta memiliki semangat untuk membangun daerahnya sendiri.


"Gereja memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berkualitas. Mari bersama-sama menjadi pelopor pembangunan Papua dengan menyiapkan generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi masa depan daerah ini," katanya.


Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa kedamaian sejati lahir dari dalam diri setiap individu. Oleh karena itu, setiap orang diharapkan mampu menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya, mulai dari keluarga, masyarakat hingga bangsa dan negara.


Safari ibadah yang dilakukan Pangdam juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat, sekaligus membangun ruang dialog yang positif dalam mendukung terciptanya Papua yang aman, damai, dan maju.


Di tengah berbagai tantangan pembangunan, semangat saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan bergandengan tangan membangun Papua menjadi pesan utama yang terus digaungkan. Sebab, kemajuan Papua hanya dapat terwujud ketika seluruh elemen masyarakat bersatu dalam keberagaman dan bekerja bersama demi masa depan yang lebih baik.

Komentar

Format: 08123456789 atau +628123456789
0 / 5000

Memuat pertanyaan...

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui penyimpanan nama, nomor WhatsApp, dan alamat IP untuk moderasi.