BERITA

Pangdam Cenderawasih Ajak Jemaat GKI Felavauw Jadi Pembawa Damai di Tanah Papua

KodamXVII/Cen
• • 2 menit baca
Pangdam Cenderawasih Ajak Jemaat GKI Felavauw Jadi Pembawa Damai di Tanah Papua


Jayapura ~ Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., mengikuti Safari Ibadah Minggu bersama Jemaat GKI Felavauw di Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Minggu (6/9/2026). Kehadiran Pangdam menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kedamaian dan membangun Tanah Papua.


Ibadah yang dipimpin Ketua Jemaat GKI Felavauw Pdt. Yohanes Sahetapi, S.Th., tersebut diikuti sekitar 360 jemaat. Dalam kesempatan itu, Pangdam menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat jemaat dan mengajak seluruh umat untuk menjadikan kehidupan bersama sebagai bagian dari upaya membangun Papua yang damai dan sejahtera.


Mengangkat pesan dari kisah Nehemia, Pangdam mengajak jemaat meneladani semangat membangun, memperbaiki, dan menghadirkan harapan bagi lingkungan sekitar. Menurutnya, setiap orang dapat menjadi “Nehemia-Nehemia” yang membawa perubahan positif melalui kepedulian, keteladanan, dan tindakan nyata.


Pangdam menekankan pentingnya masyarakat menjadi pembawa damai, menjadi berkat, serta menghadirkan terang dan kebaikan di tengah kehidupan sosial. Semangat tersebut dinilai penting untuk memperkuat persatuan dan menjaga suasana Papua tetap aman serta kondusif.


“Jadilah pembawa damai dan jadilah berkat bagi sesama. Papua adalah rumah kita bersama, sehingga harus dibangun dengan kasih, kebersamaan, dan kepedulian,” pesan Pangdam.


Ia menegaskan, pembangunan Papua tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga dukungan moral, spiritual, dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, doa, kerja sama, dan persatuan menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Papua yang semakin maju.


Pangdam juga mengajak masyarakat untuk tidak membedakan asal-usul dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, siapa pun yang berada dan mengabdi di Papua merupakan bagian dari keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga persatuan dan kedamaian.


“Kalau Papua aman, maka pembangunan dapat berjalan dengan baik. Dari keamanan akan lahir kesejahteraan. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga Papua sebagai rumah yang damai bagi semua,” ujarnya.


Selain menjaga kerukunan, Pangdam mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Ia mengajak jemaat dan seluruh masyarakat untuk menyebarkan informasi yang baik, menenangkan, mendidik, serta membangun, dan tidak ikut menyebarkan informasi yang dapat memecah persatuan.


Dalam Safari Ibadah tersebut, Pangdam bersama rombongan juga memberikan bantuan berupa Alkitab dan bahan kebutuhan pokok kepada jemaat sebagai bentuk kepedulian dan perhatian TNI AD terhadap masyarakat.


Pangdam berharap Safari Ibadah dapat terus menjadi sarana memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui kegiatan tersebut, Pangdam mengajak seluruh jemaat GKI Felavauw untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat persatuan, serta bersama-sama mengambil peran dalam menciptakan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Komentar

Format: 08123456789 atau +628123456789
0 / 5000

Memuat pertanyaan...

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui penyimpanan nama, nomor WhatsApp, dan alamat IP untuk moderasi.