Jayapura ~ Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Irdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho, menegaskan bahwa Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri (PEPABRI) memiliki peran strategis sebagai perekat persatuan bangsa sekaligus mitra penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di Tanah Papua. Penegasan tersebut disampaikan melalui sambutan Pangdam pada acara Penutupan Musyawarah Daerah (Musda) ke-X DPD PEPABRI Provinsi Papua Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Suni Garden Lake, Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (25/7/2026).
Dalam sambutan Pangdam yang dibacakan oleh Irdam XVII/Cenderawasih, disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh panitia serta peserta Musda yang telah menyelenggarakan dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, penuh tanggung jawab, serta dilandasi semangat kebersamaan. Pangdam berharap seluruh keputusan yang dihasilkan dalam Musda menjadi landasan yang kuat bagi DPD PEPABRI Provinsi Papua untuk semakin maju, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, negara, serta masyarakat Papua.
“Purnawirawan TNI dan Polri merupakan sosok-sosok yang kaya akan pengalaman, keteladanan, dan semangat pengabdian. Meskipun telah mengakhiri masa kedinasan, semangat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara tidak pernah berakhir. Nilai-nilai perjuangan tersebut harus terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bekal membangun Indonesia yang semakin kuat,” demikian pesan Pangdam XVII/Cenderawasih yang dibacakan oleh Irdam XVII/Cenderawasih.
Lebih lanjut, Pangdam menekankan bahwa Papua merupakan wilayah strategis yang membutuhkan dukungan dan kebersamaan seluruh elemen bangsa. Menurutnya, pengalaman, kebijaksanaan, dan keteladanan para purnawirawan menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Pangdam juga mengajak seluruh keluarga besar PEPABRI untuk terus menjadi inspirasi bagi generasi muda melalui sikap disiplin, loyalitas, integritas, dan semangat pengabdian yang tidak pernah padam. Selain itu, PEPABRI diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan di Papua.
Pada kesempatan tersebut, AKBP (Purn.) Ridwan, S.H., M.H., resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPD PEPABRI Provinsi Papua Masa Bakti 2026–2031 bersama jajaran pengurus baru. Kepengurusan hasil Musda ke-X diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta mengoptimalkan peran PEPABRI dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Koordinator Staf Khusus DPP PEPABRI Pusat Mayjen TNI (Pur.) Dr. E.D. Bimo Prakoso, M.P.A., M.Sc., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, mengajak seluruh keluarga besar PEPABRI untuk terus berpegang teguh pada nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Tribrata, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai pedoman dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Rangkaian penutupan Musda berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan, ditandai dengan pengukuhan kepengurusan baru, penyerahan bendera organisasi, penabuhan tifa sebagai simbol penutupan Musda, pemberian cinderamata, hingga sesi foto bersama. Kegiatan yang dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta keluarga besar PEPABRI tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Melalui penyelenggaraan Musda ke-X DPD PEPABRI Provinsi Papua ini, Pangdam XVII/Cenderawasih berharap organisasi PEPABRI semakin kokoh sebagai wadah yang mampu mempererat persatuan, menjaga nilai-nilai perjuangan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan TNI dalam mendukung terwujudnya Papua yang aman, damai, maju, dan sejahtera.
Komentar