Biak Numfor ~ Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih Ny. Ina Febriel Buyung Sikumbang, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Biak Numfor tinjau pembangunan Yonif TP 858/MSB sekaligus memberikan pengarahan kepada prajurit Kodim 1708/Biak Numfor dan Yonif TP 858/MSB, Jumat (3/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan satuan sekaligus memastikan kesiapan personel dan pembangunan kekuatan pertahanan di wilayah Papua terus berjalan optimal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Yonif TP 858/MSB di Biak Timur. Pangdam melihat perkembangan pembangunan satuan yang diproyeksikan menjadi salah satu kekuatan strategis Kodam XVII/Cenderawasih dalam mendukung tugas pengamanan wilayah Papua.
Usai peninjauan, Pangdam bersama rombongan melanjutkan kegiatan ke Makodim 1708/Biak Numfor untuk memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit.
Dalam arahannya, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menekankan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai fondasi moral setiap prajurit dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan agar seluruh personel senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pangdam juga memberikan penekanan khusus mengenai disiplin prajurit. Ia meminta seluruh personel menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum seperti penyalahgunaan Narkoba, perjudian online, tindakan asusila, maupun penyalahgunaan media sosial yang dapat mencoreng nama baik institusi TNI.
Selain aspek moral dan disiplin, Pangdam mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran fisik sebagai modal utama seorang prajurit. Menurutnya, prajurit yang sehat, tangguh, dan memiliki kemampuan dasar keprajuritan yang terpelihara akan selalu siap menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan.
"Kondisi fisik harus selalu prima. Tingkatkan kemampuan dasar keprajuritan, termasuk kemampuan menembak, sehingga setiap prajurit memiliki profesionalisme yang dapat diandalkan dalam setiap penugasan," tegas Pangdam.
Khusus kepada personel Yonif TP 858/MSB, Pangdam menegaskan bahwa kemampuan prajurit tidak kalah dengan satuan Raider. Perbedaan hanya terletak pada struktur organisasi satuan yang memiliki kompi-kompi dengan kemampuan khusus seperti kesehatan, pertanian, peternakan, dan zeni konstruksi.
Karena itu, seluruh personel diharapkan menguasai kemampuan sesuai fungsi masing-masing tanpa mengabaikan kemampuan dasar sebagai prajurit Infanteri.
Sementara kepada prajurit satuan kewilayahan, Pangdam mengingatkan pentingnya memahami karakteristik wilayah dan masyarakat sebagai modal utama keberhasilan tugas teritorial. Ia juga mendorong seluruh personel terus membangun sinergi bersama Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Biak Numfor.
Di akhir arahannya, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit atas dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini. Ia berharap semangat pengabdian, loyalitas, dan profesionalisme terus dipertahankan sebagai bentuk tanggung jawab kepada bangsa dan negara.
Turut hadir Brigjen TNI Robby Suryadi, S.Sos., M.M (Danrem 172/PWY), Kolonel Inf Imam Wibowo, S.E., M.I.Pol (Asintel Kasdam XVII/Cen), Kolonel Inf Andri Hadiyanto, M.Han (Asops Kasdam XVII/Cen), Kolonel Arm Beni Sutrisno, S. Sos (Aspers Kasdam XVII/Cen), Kolonel Czi Irsad Wilyarto, S.I.P (Kazidam XVII/Cen), Kolonel Inf Andika Ari Prihantoro (Danbrigif TP 82/WKB), Letkol Kav John Albert Suweny, S.H (Dandim 1708/BN), Kapten Inf Ekky Putra Satria (Wadan Yonif TP 858/MSB), Para Prajurit dan Persit Kodim 1708/BN dan Yonif TP 858/MSB.
Komentar