Jayapura ~ Kodam XVII/Cenderawasih menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat. Bantuan tersebut diserahkan di lokasi pengungsian Lapangan Basket Mandala Dok V Bawah, Jumat (11/9/2026).
Kebakaran yang terjadi pada Senin (31/8/2026) tersebut berdampak terhadap ratusan warga. Berdasarkan data sementara yang dihimpun Pemerintah Kota Jayapura, sebanyak 400 kepala keluarga (KK) dengan total 2.169 jiwa tercatat terdampak. Data tersebut masih terus diperbarui seiring proses pendataan dan penanganan warga pascakebakaran.
Penyaluran bantuan Kodam XVII/Cenderawasih dipimpin Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, S.H., didampingi sejumlah pejabat Kodam XVII/Cenderawasih. Bantuan secara simbolis diserahkan kepada perwakilan warga terdampak sebagai bentuk dukungan TNI terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat musibah.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto, S.I.P., mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya warga yang terdampak langsung oleh musibah kebakaran.
“Kehadiran Kodam XVII/Cenderawasih di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kemanusiaan, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi dampak dari musibah. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban,” ujar Kolonel Inf Tri Purwanto.
Dalam kegiatan tersebut, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Haryantana, S.H., turut didampingi Irdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho dan Kapoksahli Pangdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Sukamdi, S.I.P., serta sejumlah Asisten Kasdam dan personel jajaran Kodam XVII/Cenderawasih.
Usai menyerahkan bantuan, rombongan Kodam XVII/Cenderawasih juga meninjau langsung kondisi tenda-tenda pengungsian. Peninjauan dilakukan untuk melihat situasi warga sekaligus memastikan kondisi masyarakat terdampak yang masih menjalani kehidupan sementara di lokasi pengungsian.
Menurut Kapendam, perhatian terhadap warga terdampak tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Kehadiran personel TNI di lapangan juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi, memberikan dukungan moril, serta memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi situasi pascabencana.
“Yang tidak kalah penting adalah menjaga semangat dan harapan masyarakat yang terdampak. Kami berharap dukungan ini dapat membantu warga melewati masa sulit sekaligus memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” kata Kapendam.
Penanganan warga terdampak kebakaran membutuhkan sinergi berbagai pihak, baik pemerintah daerah, TNI-Polri maupun masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung proses pemulihan dan penataan kembali kehidupan masyarakat setelah bencana.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Semoga warga segera bangkit, pulih, dan dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” pungkas Kapendam XVII/Cenderawasih.
Kegiatan penyaluran bantuan dan peninjauan lokasi pengungsian berlangsung aman, tertib dan lancar. Kehadiran Kodam XVII/Cenderawasih di tengah warga menjadi bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi darurat dan masa pemulihan pascabencana.
Komentar