Nabire ~ Harapan masyarakat Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, untuk memiliki akses penghubung yang aman akhirnya terwujud. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Aramco Tahun Anggaran 2026 telah rampung 100 persen dan kini siap dimanfaatkan warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Jembatan yang dibangun di Jalan Kristian Waray, Kimi Bawah, itu lahir dari kolaborasi antara personel Kodim 1705/Nabire dan masyarakat setempat melalui semangat gotong royong. Kehadirannya diharapkan mampu mengatasi kendala mobilitas yang selama ini dihadapi warga, sekaligus memperkuat konektivitas antarkawasan di Distrik Teluk Kimi.
Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol Arh. Dwi Palwanto, mengatakan pembangunan jembatan menjadi bagian dari upaya TNI Angkatan Darat dalam mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat sejak awal pembangunan menjadi faktor penting sehingga pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
"Pembangunan ini merupakan hasil sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kunci utama sehingga seluruh proses pembangunan dapat diselesaikan dengan baik sesuai target," kata Dwi Palwanto.
Ia menjelaskan, keberadaan jembatan akan memberikan manfaat yang luas, mulai dari mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, hingga mendukung akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat-pusat kegiatan ekonomi.
"Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Infrastruktur ini diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat Kampung Kimi dan sekitarnya," ujarnya.
Bagi warga Kampung Kimi, jembatan tersebut bukan sekadar sarana penghubung, melainkan simbol perubahan. Akses yang sebelumnya terbatas kini menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan seperti sebelumnya.
Selain mempermudah perjalanan warga, keberadaan jembatan juga diproyeksikan mempercepat distribusi hasil kebun dan komoditas lokal menuju pusat pemasaran. Kondisi tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
Rampungnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda Aramco sekaligus menjadi gambaran nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang menjawab kebutuhan warga. Semangat kebersamaan yang terbangun selama proses pengerjaan menjadi modal penting dalam mewujudkan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Papua Tengah.
Kodim 1705/Nabire menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi pembangunan daerah.
Komentar