Mimika ~ Pembangunan Jembatan Beton di Kampung Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, yang merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda, telah rampung dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar guna mendukung aktivitas sehari-hari warga, Jumat (24/7/2026).
Jembatan beton ini dibangun untuk menggantikan jembatan kayu yang sebelumnya telah lapuk dan tidak lagi layak digunakan. Dengan konstruksi yang lebih kokoh dan aman, masyarakat kini dapat menjangkau fasilitas kesehatan, sekolah, pusat perekonomian, serta berbagai layanan publik dengan lebih mudah. Pembangunan ini merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda yang digagas TNI AD sebagai upaya memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Papua Tengah.
Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, mengatakan bahwa pembangunan jembatan merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung.
“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka akses dan harapan baru bagi masyarakat. Kini warga dapat beraktivitas dengan lebih aman, termasuk saat membawa pasien menuju fasilitas kesehatan maupun mengangkut hasil kebun untuk dipasarkan,” ujar Dandim.
Sementara itu, salah seorang warga Kampung Kamoro Jaya, Markus Awaiti, mengaku bersyukur atas rampungnya pembangunan jembatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas hadirnya jembatan yang kini memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.
Menurutnya, sebelum jembatan dibangun, warga yang hendak menuju rumah sakit harus menempuh perjalanan memutar dengan jarak yang lebih jauh. Kini, dengan adanya jembatan beton tersebut, mobilitas masyarakat menjadi lebih cepat, aman, dan efisien.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden yang sudah membangun jembatan ini. Atas nama masyarakat Kamoro Jaya, kami sangat bersyukur karena akses jalan ini memudahkan masyarakat, terutama jika harus ke rumah sakit. Dulu kalau ke rumah sakit harus memutar cukup jauh,” ungkap Markus.
Dandim berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia menegaskan, Jembatan Garuda di Kampung Kamoro Jaya diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperlancar mobilitas warga, serta meningkatkan akses terhadap pelayanan kesehatan, pendidikan, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Komentar