Jayapura ~ Prajurit Batalyon Infanteri Tempur (Yonif TP) 810/BEM terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui patroli rutin di wilayah binaan, Jumat (25/7/2026).
Kegiatan patroli dilaksanakan dengan menyusuri sejumlah titik strategis untuk memantau situasi keamanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat berlangsung dengan aman dan kondusif. Lebih dari sekadar menjalankan tugas pengamanan, patroli ini juga menjadi sarana membangun komunikasi yang erat antara prajurit dan masyarakat.
Di sela-sela patroli, personel Yonif TP 810/BEM menyapa warga, berdialog secara langsung, serta mendengarkan berbagai aspirasi dan masukan terkait kondisi keamanan di lingkungan mereka. Melalui pendekatan yang humanis, prajurit juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Sinergi antara TNI dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Danyonif TP 810/BEM menegaskan bahwa patroli rutin merupakan bagian dari upaya satuan dalam menjaga kesiapsiagaan sekaligus memperkuat kehadiran TNI di tengah masyarakat.
“Patroli ini bukan hanya bertujuan menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan mengetahui bahwa TNI selalu hadir untuk membantu serta menjadi solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi rakyat,” tegas Danyonif TP 810/BEM.
Dengan mengusung semangat “Berani, Elegan, Menang”, Yonif TP 810/BEM akan terus meningkatkan profesionalisme pengabdian melalui berbagai kegiatan teritorial yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis, sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kokoh sebagai fondasi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Komentar