Wamena ~ Seratus putra-putri terbaik Papua Pegunungan yang akan melanjutkan pendidikan ke berbagai daerah di Indonesia mendapat bekal penting sebelum mengawali perjalanan mereka. Tak hanya dipersiapkan secara akademik, mereka juga dibekali nilai-nilai kebangsaan agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan tetap mencintai tanah kelahirannya.
Pembekalan tersebut diberikan oleh Kodim 1702/Jayawijaya dalam kegiatan orientasi Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Utama Hotel Grand Sartika, Jalan Bhayangkara, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu dihadiri Staf Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Michael O. Bukorpioper, Ylenghi E. Wanma, para pendamping dari berbagai kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, serta 100 peserta Program ADEM yang akan menempuh pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui Pasiter Kodim 1702/Jayawijaya, Kapten Inf Yubelius Simbiak, para siswa mendapatkan materi Wawasan Kebangsaan yang menekankan pentingnya persatuan, cinta tanah air, semangat bela negara, serta penghargaan terhadap keberagaman sebagai kekuatan bangsa Indonesia.
Dalam penyampaiannya, Kapten Inf Yubelius mengingatkan bahwa ke mana pun mereka melangkah untuk menimba ilmu, identitas sebagai putra-putri Papua harus tetap menjadi kebanggaan yang melekat dalam diri.
"Anak-anak sekalian adalah harapan Papua di masa depan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik keluarga, daerah, dan bangsa. Jadilah generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat agar kelak dapat kembali membangun Papua dengan ilmu dan pengalaman yang dimiliki," pesannya.
Suasana pembekalan berlangsung hangat dan penuh semangat terlihat dari para peserta yang antusias mengikuti setiap materi, aktif berdiskusi, dan menyampaikan berbagai harapan mereka sebelum meninggalkan kampung halaman untuk menempuh pendidikan di daerah baru.
Selain menjadi bekal mental menghadapi lingkungan yang berbeda, materi Wawasan Kebangsaan juga diharapkan mampu membentuk karakter peserta agar tetap menjunjung tinggi nilai persatuan, toleransi, dan rasa cinta terhadap Indonesia di tengah keberagaman budaya yang akan mereka temui.
Program ADEM sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Papua, sehingga mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.
Melalui sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kodim 1702/Jayawijaya, para peserta diharapkan tidak hanya pulang membawa prestasi akademik, tetapi juga kembali sebagai generasi unggul yang memiliki integritas, kepemimpinan, serta komitmen untuk membangun Papua yang lebih maju.
Komentar