Supiori ~ Irama drum yang bergema di halaman SMA Negeri 3 Yenggarbun, Kabupaten Supiori, Papua, bukan sekadar alunan musik pengiring barisan. Di balik setiap dentuman bass drum dan ketukan snare, tersimpan proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta semangat juang generasi muda Papua.
Melalui Program PINTAR (Prajurit Inspiratif Mengajar), Prajurit Yonif TP 859/RBK kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dan pembinaan karakter pelajar. Kali ini, para prajurit memberikan pelatihan teknik dasar hingga kolaborasi permainan drumband kepada siswa-siswi SMA Negeri 3 Yenggarbun, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Serda Juan Jodi, Danru Kompi Peternakan Yonif TP 859/RBK, berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Para siswa tidak hanya diajarkan teknik memainkan alat musik drumband, tetapi juga dibimbing untuk memahami nilai-nilai penting seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, kekompakan, serta mental pantang menyerah.
Sejak awal latihan, para pelajar mendapatkan materi mulai dari sikap dasar, teknik memegang stick, pukulan dasar drumband, hingga latihan formasi dan kolaborasi yang menuntut keselarasan gerakan serta kekompakan antaranggota.
Menurut Serda Juan Jodi, drumband merupakan media pembelajaran yang efektif untuk membentuk karakter generasi muda. Melalui latihan yang terstruktur, siswa belajar menghargai waktu, bekerja sama, dan membangun rasa percaya diri.
"Drumband bukan hanya tentang memainkan alat musik, tetapi juga tentang membangun karakter, melatih kedisiplinan, memperkuat mental, dan menumbuhkan semangat kebersamaan. Kami berharap melalui Program PINTAR, siswa-siswi SMA Negeri 3 Yenggarbun semakin percaya diri, berprestasi, serta memiliki semangat juang yang kuat untuk meraih cita-cita mereka," ujarnya.
Kehadiran Prajurit Yonif TP 859/RBK mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Guru sekaligus Pembina Drumband SMA Negeri 3 Yenggarbun, Jein, S.Pd., mengapresiasi dedikasi para prajurit yang telah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada para siswa.
"Kami sangat berterima kasih kepada Prajurit Yonif TP 859/RBK yang telah meluangkan waktu dan berbagi ilmu kepada siswa-siswi kami. Kehadiran mereka memberikan motivasi baru bagi anak-anak untuk lebih disiplin, kompak, dan percaya diri. Kami melihat adanya peningkatan kemampuan serta semangat belajar yang luar biasa selama latihan berlangsung," ungkapnya.
Lebih dari sekadar pelatihan ekstrakurikuler, Program PINTAR menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara TNI dan dunia pendidikan.
Kehadiran prajurit di tengah para pelajar menjadi inspirasi bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kedisiplinan, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.
Komentar