BERITA

Dari Ruang Kelas Sederhana Prajurit Tuah Sakti Tumbuhkan Mimpi dan Semangat Belajar Anak Papua

KodamXVII/Cen
โ€ข โ€ข 2 menit baca
Dari Ruang Kelas Sederhana Prajurit Tuah Sakti Tumbuhkan Mimpi dan Semangat Belajar Anak Papua


Puncak Jaya ~ Di balik bentangan alam pegunungan Papua yang masih menyimpan berbagai keterbatasan, secercah harapan terus tumbuh dari ruang-ruang kelas sederhana di Kampung Jigonikme, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya. Harapan itu hadir melalui tangan-tangan pengabdian prajurit Satgas Pamtas RIโ€“PNG Kewilayahan Yonif Raider 136/Tuah Sakti yang tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga turut mencerdaskan generasi penerus bangsa.


Melalui Pos Nume, personel Satgas Yonif 136/Tuah Sakti turun langsung menjadi tenaga pendidik bagi siswa SD Inpres Jigonikme pada Selasa (10/6/2026). Di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan, kehadiran para prajurit membawa suasana belajar yang berbeda dan penuh semangat.


Dipimpin Danpos Nume Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya, para prajurit mengajarkan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung kepada anak-anak. Tak hanya itu, mereka juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui pengenalan Pancasila, lagu-lagu nasional, serta berbagai kegiatan edukatif yang membangun rasa cinta tanah air sejak dini.


Suasana kelas yang sederhana pun berubah menjadi lebih hidup. Tawa, semangat, dan rasa ingin tahu terpancar dari wajah anak-anak yang antusias mengikuti setiap materi yang diberikan. Kehadiran prajurit di tengah mereka bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai motivator yang menumbuhkan mimpi dan harapan akan masa depan yang lebih baik.


"Kami ingin hadir membawa harapan dan menumbuhkan semangat belajar bagi generasi penerus Papua. Pendidikan adalah investasi masa depan, dan kami berharap anak-anak di Distrik Nume memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita mereka," ujarnya.


Kepedulian yang ditunjukkan personel Satgas mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Guru SD Inpres Jigonikme, Joni Wenda, S.Pd., mengaku sangat terbantu dengan kehadiran para prajurit yang ikut mendukung proses belajar mengajar.


"Kami sangat terbantu. Kehadiran bapak-bapak TNI membuat anak-anak semakin senang dan bersemangat dalam menimba ilmu. Mereka merasa diperhatikan dan termotivasi untuk terus belajar," ungkapnya.


Bagi Satgas Yonif 136/Tuah Sakti, menjaga kedaulatan negara tidak hanya dilakukan dengan menjaga wilayah perbatasan, tetapi juga melalui upaya membangun kualitas sumber daya manusia. Pendidikan menjadi salah satu jalan untuk menyiapkan generasi Papua yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.


Di Kampung Jigonikme, pengabdian para prajurit Tuah Sakti membuktikan bahwa menjaga negeri tidak selalu dilakukan dengan senjata. Kadang, pengabdian hadir melalui kapur tulis, buku pelajaran, dan ketulusan dalam menyalakan mimpi anak-anak Papua agar terus tumbuh dan berkembang menuju masa depan yang lebih cerah.

Komentar

Format: 08123456789 atau +628123456789
0 / 5000

Memuat pertanyaan...

Dengan mengirim komentar, Anda menyetujui penyimpanan nama, nomor WhatsApp, dan alamat IP untuk moderasi.