Keerom ~ Derap langkah para siswa terdengar serempak di Lapangan MTs Al-Muhtadin Arso VI, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (17/7/2026). Di bawah arahan prajurit Yonif TP 815/WGT, para pelajar mengikuti pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dengan penuh semangat sebagai bagian dari pembentukan karakter disiplin dan jiwa nasionalisme sejak usia sekolah.
Kegiatan yang digelar di lingkungan sekolah tersebut tidak hanya mengajarkan teknik dasar baris-berbaris, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta rasa cinta terhadap Tanah Air. Melalui pendekatan yang komunikatif dan penuh motivasi, para prajurit mengajak siswa memahami bahwa kedisiplinan merupakan bekal penting untuk meraih masa depan.
Dalam pelatihan itu, para siswa diperkenalkan dengan materi dasar PBB, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, gerakan di tempat, gerakan berpindah tempat, hingga membangun kekompakan dalam formasi. Setiap gerakan dipraktikkan secara bertahap sehingga mudah dipahami oleh para peserta.
Suasana latihan berlangsung penuh antusias. Sesekali terdengar gelak tawa ketika instruktur memberikan contoh gerakan yang keliru sebagai bahan evaluasi bersama. Namun di balik suasana yang hangat, para siswa tetap menunjukkan kesungguhan mengikuti setiap instruksi yang diberikan.
Selain melatih keterampilan baris-berbaris, prajurit Yonif TP 815/WGT juga memberikan motivasi agar para pelajar memiliki rasa percaya diri, semangat belajar, serta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kepala MTs Al-Muhtadin Arso VI, Kamarah, M.Pd., mengapresiasi kepedulian Yonif TP 815/WGT yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pembinaan karakter kepada para siswa.
Menurutnya, pelatihan PBB menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan nasionalisme yang sangat dibutuhkan dalam proses pembentukan karakter peserta didik.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Yonif TP 815/WGT. Pelatihan ini bukan hanya mengajarkan baris-berbaris, tetapi juga membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, serta semangat kebersamaan yang akan menjadi bekal penting bagi para siswa dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Bagi para pelajar, pengalaman berlatih bersama prajurit TNI menjadi pembelajaran yang berbeda dari aktivitas belajar di ruang kelas. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga merasakan langsung pentingnya kerja sama, kepatuhan terhadap aturan, dan semangat pantang menyerah dalam mencapai tujuan bersama.
Melalui pelatihan seperti ini, diharapkan lahir generasi muda Papua yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki disiplin, integritas, jiwa kepemimpinan, serta rasa cinta yang kuat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Komentar