Babinsa Nimboran Kawal Pembangunan Jembatan Garuda, Buka Harapan Baru bagi Ekonomi Warga Singriway
BERITA
Babinsa Nimboran Kawal Pembangunan Jembatan Garuda, Buka Harapan Baru bagi Ekonomi Warga Singriway
KodamXVII/Cen
โขโข2 menit baca
Jayapura ~ Di tengah semangat pemerataan pembangunan di Tanah Papua, kehadiran Babinsa Koramil 1701-11/Nimboran, Sertu Didi Hardianto, menjadi bagian penting dalam mewujudkan harapan masyarakat Kampung Singriway 1, Distrik Nimboran, Kabupaten Jayapura. Bersama Tim Satgas Jembatan Garuda Yon TP 814/JZA, ia aktif mengawal pembangunan Jembatan Garuda Sungai Nobang agar berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran, Kamis (18/6/2026).
Pembangunan infrastruktur yang digagas untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah tersebut kini memasuki tahap krusial, yakni pengerjaan pondasi utama dan penurunan material timbunan. Tahapan ini menjadi fondasi penting bagi kekuatan konstruksi jembatan sehingga dikerjakan secara teliti dengan mengutamakan kualitas dan keselamatan kerja.
Sertu Didi Hardianto menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendampingi proses pembangunan hingga selesai dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat.
"Kami berkomitmen mendampingi hingga akhir agar pembangunan ini aman, lancatr, dan selesai tepat waktu. Jembatan ini bukan hanya penghubung dua sisi sungai, tetapi juga jembatan harapan yang membuka pintu kemajuan ekonomi dan mempererat hubungan antar kampung. Ini merupakan wujud nyata TNI hadir untuk membantu dan mendorong pembangunan di daerah," ujarnya.
Sinergi yang terjalin antara TNI, Satgas pembangunan, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek tersebut. Kehadiran Jembatan Garuda nantinya diyakini tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Jayapura.
Bagi masyarakat Kampung Singriway 1, Jembatan Garuda bukan sekadar sarana penghubung dua wilayah yang dipisahkan sungai. Lebih dari itu, jembatan ini dipandang sebagai simbol harapan baru yang akan membawa perubahan besar bagi kehidupan mereka.
Dengan akses yang lebih baik, masyarakat nantinya dapat memangkas waktu tempuh perjalanan, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta membuka peluang usaha baru yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan warga.
Komentar