Dogiyai – Senyum hangat menyambut kedatangan personel Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 405/Surya Kusuma di Gereja Pantekosta Serikat Indonesia (GPSI) Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Senin (20/7/2026). Dalam suasana penuh kekeluargaan, para prajurit menyerahkan Alkitab kepada jemaat sebagai bentuk kepedulian terhadap kehidupan beragama sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Bagi jemaat, bantuan tersebut bukan sekadar penyerahan kitab suci. Kehadiran prajurit TNI di rumah ibadah menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan penghormatan terhadap nilai-nilai toleransi yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat Papua.
Kegiatan berlangsung sederhana namun sarat makna. Selain menyerahkan Alkitab, personel Satgas memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dengan tokoh agama dan masyarakat, mempererat silaturahmi, serta mendengarkan berbagai aspirasi warga.
Danpos Moanemani Baru, Kapten Inf Robertus, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.
Menurutnya, menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang aman, damai, dan harmonis.
"Kehadiran prajurit tidak hanya untuk menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga membangun komunikasi yang baik serta membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Pembagian Alkitab ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada saudara-saudara jemaat agar semakin semangat dalam menjalankan ibadah," ujarnya.
Suasana penuh keakraban tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Jemaat menyambut para prajurit dengan hangat, sementara dialog yang terjalin berlangsung akrab dan penuh rasa saling menghormati. Momen tersebut menjadi gambaran bahwa kedekatan antara TNI dan masyarakat dapat terbangun melalui nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian.
Bagi Satgas Yonif 405/Surya Kusuma, kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat hubungan emosional dengan masyarakat. Kehadiran prajurit tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi-aksi sosial yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
Pembagian Alkitab di Gereja GPSI Moanemani menjadi bukti bahwa toleransi tidak hanya diwujudkan melalui sikap saling menghormati, tetapi juga melalui tindakan nyata yang mempererat persaudaraan. Dengan terus membangun komunikasi, menjalin silaturahmi, dan hadir dalam kehidupan masyarakat, Satgas Yonif 405/Surya Kusuma berharap semangat kebersamaan dan kerukunan di Papua Tengah semakin kokoh, sehingga tercipta kehidupan yang damai, harmonis, dan saling mendukung di tengah keberagaman.
Komentar